Rabu, 04 April 2012

Surah Al-Muzzammil

Surah Al-Muzzammil (Arabالمزمّل ,"Orang Yang Berselimut") adalah surah ke-73 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 20 ayat. Dinamakan Al Muzzammil yang berarti Orang yang berselimut di ambil dari kata Al Muzzammil yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Yang dimaksud dengan orang yang berselimut ialah NabiMuhammad s.a.w.

[sunting]Pokok-Pokok Isi

  • Petunjuk-petunjuk yang harus dilakukan oleh Rasullulah s.a.w. untuk menguatkan rohani guna persiapan menerima wahyu, yaitu dengan bangun di malam hari untuk bersembahyang tahajjud, membaca Al Quran dengan tartil; bertasbih dan bertahmid
  • Perintah bersabar terhadap celaan orang-orang yang mendustakan Rasul
  • Umat Islam diperintahkan untuk salat tahajud, berjihad di jalan Allah, membaca Al Quran, mendirikan salat, menunaikan zakat, membelanjakan harta di jalan Allah dan memohon ampunan kepada Allah s.w.t.

[sunting]Pranala luar


Surah Al-Muddassir

Surah Al-Muddassir (bahasa Arab:المدشّر) adalah surah ke-74 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah terdiri atas 56 ayat. Dinamakan Al Muddatstsir yang berartiOrang yang berkemul diambil dari perkataan Al Muddatstsir yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

[sunting]Pokok-Pokok Isi

  • Perintah untuk mulai berda´wah mengagungkan Allah, membersihkan pakaian, menjauhi maksiat, memberikan sesuatu dengan ikhlas dan bersabar dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah
  • Allah akan mengazab orang-orang yang menentang Nabi Muhammad s.a.w. dan mendustakan Al Quran
  • Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang ia lakukan.

[sunting]Pranala luar


Surah Al-Qiyamah

Surah Al-Qiyamah (Arabالقيمة , "Hari Kiamat") adalah surah ke-75 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-Qari'ah. Kata Al-Qiyamah (hari kiamat) diambil dari perkataan Al-Qiyamah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

[sunting]Pokok-pokok isi

Pokok-pokok isi surah ini antara lain :
  1. Kepastian terjadinya hari kiamat dan huru-hara yang terjadi padanya
  2. Jaminan Allah terhadap ayat-ayat Al-Quran dalam dada Nabi Muhammad sehingga ia tidak lupa tentang urutan arti dan pembacaannya
  3. Celaan Allah kepada orang-orang musyrik yang lebih mencintai dunia dan meninggalkan akhirat
  4. Keadaan manusia di waktu sakaratul maut.
  5. Hari Penjelasan

[sunting]Referensi

  1. ^ a b Muhammad Nashruddin Al-Albani. Sifat Salat Nabi. 2000. Yogyakarta: Media Hidayah

Surah Al-Insan

Surah Al-Insan (Arabالْاٍنسان , "Manusia") adalah surah ke-76 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 31 ayat. Dinamakan Al-Insan yang berartiManusia diambil dari kata Al-Insaan yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

[sunting]Pokok-Pokok Isi

  • Proses penciptaan manusia
  • Petunjuk-petunjuk untuk mencapai kehidupan yang sempurna dengan menempuh jalan yang lurus
  • Ajaran Islam untuk memenuhi nazar, memberi makan orang miskin dan anak yatim serta orang yang ditawan karena Allah, takut kepada hari kiamat, mengerjakan salat, salat tahajud dan bersabar balam menjalankan hukum Allah
  • Ganjaran terhadap orang yang mengikuti petunjuk dan ancaman terhadap orang yang mengingkarinya

[sunting]Referensi

  1. ^ Departemen Agama RI.2007.Al-Qur'an dan Terjemahannya Al-Jumanatul 'Ali Seuntai Mutiara Yang Maha Luhur.Bandung:J-Art
  2. ^ a b Muhammad Nashruddin Al-Albani. Sifat Salat Nabi. 2000. Yogyakarta: Media Hidayah

[sunting]Pranala luar

Surah Al-Mursalat

Surah Al-Mursalat (bahasa Arab:المرسلات) adalah surah ke-77 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 50 ayat. Dinamakan Al Mursalaat yang berartiMalaikat-malaikat yang di utus di ambil dari kata Al Mursalaat yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

[sunting]Pokok-Pokok Isi

  • Penegasan Allah bahwa semua yang diancamkan-Nya pasti terjadi *Peristiwa-peristiwa yang terjadi sebelum hari berbangkit
  • Peringatan Allah akan kehancuran umat-umat yang dahulu yang mendustakan nabi-nabidan asal kejadian manusia dari air yang hina
  • Keadaan orang-orang kafir dan orang mukmin di hari kiamat

[sunting]Pranala luar

Surah An-Naba’

Surah An-Naba’ (Arabالنّبا , "Berita Besar") adalah surah ke-78 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 40 ayat. Dinamakan An Naba’ yang berarti berita besar di ambil dari kata An Naba´ yang terdapat pada ayat 2 surat ini. Dinamai juga Amma yatasaa aluun diambil dari perkataan Amma yatasaa aluun yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

[sunting]Pokok-Pokok Isi

    • Pengingkaran orang-orang musyrik terhadap adanya hari berbangkit dan ancamanAllah terhadap sikap mereka itu
    • Kekuasaan-kekuasaan Allah yang terlihat dalam alam sebagai bukti adanya hari berbangkit
    • Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada hari berbangkit
    • Azab yang diterima orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah serta kebahagiaan yang diterima orang-orang mukmin di hari kiamat
    • Penyesalan orang kafir di hari kiamat

[sunting]Referensi

  1. ^ Departemen Agama RI.2007.Al-Qur'an dan Terjemahannya Al-Jumanatul 'Ali Seuntai Mutiara Yang Maha Luhur.Bandung:J-Art
  2. ^ Muhammad Nashruddin Al-Albani. Sifat Salat Nabi. 2000. Yogyakarta: Media Hidayah

[sunting]Pranala luar

  • (Inggris) An-Naba at Sacred Texts
  • (Inggris) An-Naba at Altafsir.com

Surah An-Nazi’at

Surah An-Nazi’at (bahasa Arab:النّازعات) adalah surah ke-79 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 46 ayat. Dinamakan An Naazi’aat yang berartiMalaikat-malaikat yang mencabut berasal dari kata An Naazi’aat yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Dinamai pula as Saahirah yang diambil dari ayat 14, dinamai juga Ath Thaammah diambil dari ayat 34.

[sunting]Pokok-Pokok Isi

  • Keimanan
    • Penegasan Allah tentang adanya hari kiamat dan sikap orang-orang musyrikterhadapnya
    • Manusia dibagi 2 golongan di akhirat
    • Manusia tidak dapat mengetahui kapan terjadinya saat kiamat
  • Kisah
Kisah Musa a.s. dengan Fir´aun.

[sunting]Referensi

  1. ^ Departemen Agama RI.2007.Al-Qur'an dan Terjemahannya Al-Jumanatul 'Ali Seuntai Mutiara Yang Maha Luhur.Bandung:J-Art